Selamat Datang

Selamat datang di tbp-unj.blogspot.com. Blog ini merupakan blog pembelajaran Teori Belajar dan Pembelajaran.

Senin, 31 Oktober 2011

KONDISI BELAJAR


  1. Pengertian Kondisi Belajar.

      Kondisi belajar adalah suatu keadaan yang dapat mempengaruhi proses dan hasil belajar siswa. Definisi yang lain tentang kondisi belajar adalah suatu keadaan yang mana terjadi aktifitas pengetahuan dan pengalaman melalui berbagai proses pengolahan mental. Kondisi belajar juga dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang harus dialami siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar. Gagne dalam  bukunya “Condition of learning” (1977) menyatakan “The occurence of learningis inferred from a difference in human being’s performance before and after being placed in a learning situation” .Terjadinya belajar pada manusia dapat disimpulkan bila terdapat perbedaan dalam penampilan/ kinerja manusia sebelum dan sesudah ia ditempatkan pada situasi belajar.  Dengan kata lain ia menyatakan bahwa kondisi belajar adalah suatu situasi belajar (learning situation)  yang dapat mengahasilkan perubahan perilaku (performance) pada seseorang  setelah ia ditempatkan pada situasi tersebut.
            Gagne membagi kondisi  belajar atas dua, yaitu:
1. Kondisi internal (internal condition): Kemampuan yang telah ada pada diri individu sebelum ia mempelajari sesuatu yang baru. Kondisi internal ini dihasilkan oleh seperangkat proses transformasi (ingat information processing theory Gagne).
2. Kondisi eksternal  (external condition) adalah situasi perangsang di luar diri si belajar. Kondisi belajar yang diperlukan untuk belajar ber-beda2 untuk tiap kasus. Jenis kemampuan belajar yang berbeda akan membutuhkan kemampuan belajar sebelumnya yang berbeda dan kondisi eksternal yang berbeda pula.
.
  1. Kondisi Belajar Untuk Berbagai Jenis Belajar
                    Gagne (dalam Richey, 2000) menyatakan bahwa dibutuhkan kondisi belajar yang efektif untuk berbagai jenis/ kategori kemampuan belajar. Kondisi belajar dibagi atas lima kategori belajar sebagai berikut:
a. Keterampilan intelektual (intellectual skill): Untuk jenis belajar ini, kondisi belajar yang dibutuhkan adalah pengambilan kembali keterampilan-ketrampilan bawahan (yang sebelumnya), pembimbingan dengan kata-kata atau alat lainnya, pendemonstrasian penerapan oleh siswa dengan diberikan balikan, pemberian reviu.
b. Informasi verbal (verbal information): Untuk jenis belajar ini, kondisi belajar yang dibutuhkan adalah pengambilan kembali konteks dari informasi yang bermakna, kinerja (performance) dari pengetahuan baru yang direkonstruksi, balikan
c.Strategi kognitif (Cognitive Strategy/problem solving): Untuk jenis belajar ini,
    kondisi belajar yang dibutuhkan adalah pengambilan kembali aturan-aturan dan konsep-konsep yang relevan, penyajian situasi masalah baru yang berhasil, pendemonstrasian solusi oleh siswa.
d.Sikap (attitude): Untuk jenis belajar ini, kondisi belajar yang dibutuhkan adalah pengambilan kembali informasi dan ketrampilan intelektual yang relevan dengan tindakan pribadi yang diharapkan,  pembentukan atau pengingatan kembali model manusia yang  dihormati, penguatan tindakan pribadi dengan pengalaman langsung yang berhasil maupun yang dialami oleh orang lain dengan mengamati orang yang dihormati.
e.Keterampilan motorik (Motor Skill): Untuk jenis belajar ini, kondisi belajar yang dibutuhkan adalah pengambilan kembali rangkaian unsur motorik, pembentukan atau pengingatan kembali kebiasaan-kebiasaan yang dilaksanakan, pelatihan ketrampilan-ketrampilan keseluruhan, balikan yang tepat.
      

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar