Selamat Datang

Selamat datang di tbp-unj.blogspot.com. Blog ini merupakan blog pembelajaran Teori Belajar dan Pembelajaran.

Jumat, 28 Oktober 2011

Pendekatan, Strategi, dan Metode Pembelajaran


Pendahuluan
Kompetensi dasar: Mahasiswa akan mampu mendeskripsikan hakekat pendekatan pembelajaran .
Indikator: Mahasiswa akan mampu
1.      menjelaskan pengertian pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran
2.      menjelaskan jenis-jenis metode pembelajaran dan penerapannya
3.      menjelaskan pendekatan quantum teaching
4.      menguraikan pendekatan multiple intelligences
5.      menguraikan pendekatan e-learning
6.      menguraikan pendekatan belajar aktif
7.      menjelaskan  pendekatan belajar kooperatif
8.      menjelaskan pendekatan kontekstual
9.      menjelaskan pendekatan belajar berbasis masalah

Pemahaman tentang pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran dan metode pembelajaran  adalah hal yang sangat penting, terutama dalam konteks penguasaan konsepsional terhadap pembelajaran. Ada sejumlah ahli yang merumuskan pengertian mendasar dari pendekatan, strategi dan metode pembelajaran.
W.Gulo (2002), mengemukakan bahwa pendekatan pembelajaran adalah suatu pandangan dalam mengupayakan cara siswa berinteraksi dengan lingkungannya.  Sementara Perceival dan Ellington (1988), mengemukakan ada dua kategori pendekatan pembelajaran. Kategori pendekatan tersebut adalah (1) pendekatan pembelajaran  berorientasi guru (teacher oriented) dan (2) pendekatan pembelajaran berorientasi siswa (learner oriented).
Pendekatan inovatif dalam strategi pembelajaran diperlukan untuk mengaktifkan keterlibatan siswa secara mandiri dalam proses pembelajaran melalui kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada proses penemuan (discovery) dan pencarian (inquiry). Kegiatan pembelajaran melalui pendekatan ini memiliki dampak positif sebagaimana yang dikemukakan oleh Jeromme Brunner dalam Hasibuan dan Mujiono (1993), yang mengemukakan bahwa pencarian atau Inquiry mengandung makna (1) dapat membangkitkan potensi intelektual siswa, (2) peserta didik yang semula memperoleh extrinsic reward dalam keberhasilan belajar (mendapat nilai baik), dalam pendekatan inquiry dapat memperoleh intrinsic reward. (3) peserta didik dapat mempelajari heuristic (mengolah pesan atau informasi) dari penemuan, artinya bahwa cara untuk mempelajari tekhnik penemuan ialah dengan jalan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengadakan penelitian sendiri. (4) dapat menyebabkan ingatan bertahan lama sampai terinternalisasi pada diri peserta didik
               
          Selain beberapa hal di atas motivasi lain yang mendorong penggunaan pendekatan inquiry dalam proses pembelajaran adalah karena proses pembelajaran pada hakikatnya adalah suatu proses yang: